Breaking News:

Pilpres 2019

Prabowo Bisa Menang Pilpres 2019 Jika Menggandeng Sosok Ini sebagai Cawapres

Prabowo Subianto dinilai bisa memenangkan Pilpres 2019 jika menggandeng sosok ini sebagai calon wakil presiden.

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Tribunnews/HO/Setpres/Rusman
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan tertutup di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1/2015). Presiden Jokowi dan Prabowo mengatakan mereka bertemu dalam rangka silaturahmi yang membicarakan masalah terkini bangsa. 

TRIBUNWOW.COM - Sejak beberapa bulan terakhir, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar terang-terangan mengajukan diri sebagai Calon Wakil Presiden dalam Pilpres 2019 mendatang walaupun belum menyatakan siapa Calon Presiden yang didukungnya.

Cak Imin, begitu ia biasa dipanggil, beberapa kali memberi sinyal untuk dipinang Joko Widodo (Jokowi).

Namun sampai saat ini belum ada gelagat Jokowi untuk meminangnya.

Belum ada sinyal dari Jokowi ini membuat Cak Imin bermanuver.

Populer: Menjelang Pemilu 2019, PSI Dinilai Memanfaatkan Gerindra

Ia disebut akan membuat poros ketiga bersama PAN dan Demokrat.

Namun ada juga rumor bahwa ia akan merapat ke kubu Prabowo Subianto.

Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar (Serambi Indonesia)

Populer: PKB Buka Suara Soal Pemerintahan Jokowi dan Pilpres 2019, 100 Persen Puas Jika Cak Imin Digandeng

Dengan berbagai manuvernya ini, Cak Imin selalu mengklaim bahwa ia akan membawa 11 juta suara untuk Capres yang didukungnya asal ia menjadi wakil presiden.

Menurut Direktur Riset Charta Politica, Muslimin, banyaknya baliho Muhaimin di berbagai daerah menunjukkan bahwa orang yang pernah berseteru dengan Gus Dur itu menyatakan bahwa dari partainya belum ada tokoh yang layak menjadi Capres.

Sehingga ia pun ‘menyadari’ untuk maju hanya sebagai cawapres.

Muhaimin merasa mempunyai modal untuk bermanuver karena ia merasa mempunyai kursi yang bisa menentukan arah Pilpres mendatang.

“Poros ketiga hanya bisa terwujud jika PKB bergabung dengan PAN dan Demokrat. Tanpa PKB, kursi PAN dan Demokrat tak cukup untuk memajukan calon,” kata Muslimin kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

Populer: Ke Subang, Prabowo Subianto: Jika Diberi Amanah, Saya Akan Rebut Kekayaan RI untuk Rakyat

Sementara itu jika bergabung dengan Prabowo, maka Muhaimin bisa mempunyai daya tawar karena bisa menutupi kekurangan Prabowo yang selama ini disebut lemah di kalangan NU.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Prabowo SubiantoMuhaimin IskandarPilpres 2019
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved