Breaking News:

Pemilihan Presiden 2019

Novel Bamukmin Nyatakan Rizieq Shihab Siap Maju Sebagai Capres dalam Pilpres 2019

Novel Baswedan mengatakan jika kemungkinannya koalisi yang akan mendukung Rizieq Shihab adalah Gerindra, PKS, PAN, dan PBB.

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bakmukmin menyatakan apabila pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, siap untuk dicalonkan sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2019 mendatang.

"Jadi Habib Rizieq gak menutup kemungkinan untuk menjadi presiden berdasarkan amanat umat dan kondisi negara yang memungkinkan," ungkapnya, dikutip KompasTV, Selasa (27/3/2018).

Pantauan TribunWow.com, Novel Bamukmin mengatakan jika kemungkinannya koalisi yang akan mendukung Rizieq Shihab adalah Gerindra, PKS, PAN, dan PBB.

POPULER! Kemenkeu Akhirnya Angkat Bicara Menjawab Utang Negara Secara Gamblang, Simak Rinciannya!

Menurut Novel, partai-partai tersebut bisa menjadi kendaraan politik Rizieq Shihab untuk maju dalam Pilpres 2019 nanti.

Novel mengatakan apabila sederet partai tersebut merupakan parpol yang diberi kepercayaan oleh Alumni 212.

Baca: Zulkifli Hasan: Jadi Presiden Itu Berat, Biar Prof Mahfud MD Saja

"Harus melalui kendaraan politik, artinya partai-partai yang mungkin saja di luar koalisi 212, yang sampai saat ini kita masih percayakan kepada Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PBB.

Empat partai ini insyaallah akan memperjuangkan," imbuhnya.

Baca ini: Soal Kondisi Ekonomi Indonesia dan Dunia, Mbah Mijan: Bakal Ada Perang, Sudah tak Ada Waktu

Baca berita ini: Menangkan PT Aquafarm dari Yayasan Pecinta Danau Toba, Postingan Hotman Paris Tuai Kritikan

Meski saat ini sang imam besar masih berada di Arab Saudi, namun Rizieq dikatakan masih terus memantau perkembangan politik di Indonesia.

Novel Bamukmin mengungkapkan jika hal tersebut nantinya akan diputuskan dalam Forum Musyawarah Ulama dan Tokoh Gerakan 212 pada Mei 2018 nanti.

"Jadi kita melihat Habib Rizieq harus betul-betul kalau memang bersedia, melihat gejolak umat, melihat gejolak-gejolak ulama, melihat gejolak-gejolak dari ormas, dan melihat gejolak dari partai dulu," kata Novel Bamukmin.

VIRAL! Gerindra Sama dengan Hanafi Rais Soal Data Tanah Bank Dunia, Dede Budhyarto: Bikin Malu Prabowo Aja

Baca: Dibilang Dungu dan Bebal oleh Kader Gerindra soal Pidato Prabowo, Raja Juli Antoni Angkat Bicara

Diketahui, sejauh ini, ada dua kandidat yang disebut kuat dalam pertarungan Pilpres 2019 mendatang.

Keduanya adalah Joko Widodo (Jokowi) sang petahana, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

HEBOH! Fadjroel Rachman Bandingkan Trotoar dan PKL Jakarta vs Surabaya: Sedih Ingat GBK

Meski demikian, baru Jokowi yang dideklarasikan secara resmi oleh partai pengusungnya, yakni PDIP pada rakernas di Bali pada 23 Februari 2018 lalu.

Saat itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menggunakan Hak Perogratifnya dengan menunjuk Jokowi sebagai calon presiden 2019-2024.

Sementara itu, beberapa partai juga telah merapat dan menyatakan dukungan kepada PDIP dan Jokowi, seperti Nasdem, PPP, Golkar, PSI, Perindo, hingga Hanura. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

POPULER! Diminta Ajari Presiden soal Protokoler oleh Zara Zettira, Fadli Zon: Tanggung Mbak, Setahunan Lagi

Baca juga: Rustam Ibrahim: Ahok Bisa Ikut Partai Baru Seperti PSI, Tapi Tidak Akan Dipilih Sebagai Cawapres

Sumber: Kompas TV
Tags:
Habib Rizieq ShihabPilpres 2019
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved