Kepala SMPN 4 Lolak Dianiaya Wali Murid karena Masalah Sepele: Hal Kecil, Tapi Seperti Mau Dibunuh

"Saya katakan padanya, siswa lain yang sudah memenuhi panggilan telah membuat surat pernyataan, sedang putri belum membuat surat karena tidak datang.

Kepala SMPN 4 Lolak Dianiaya Wali Murid karena Masalah Sepele: Hal Kecil, Tapi Seperti Mau Dibunuh
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Kepsek SMP Negeri 4 Lolak, Astri Tampi, korban penganiayaan wali murid 

TRIBUNWOW.COM, MANADO - Kasus penganiayaan terhadap Astri Tampi, Kepsek SMP Negeri 4 Lolak di Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong ternyata berawal dari isu alat tes kehamilan yang beredar di kalangan siswa.

Astri coba menelusuri isu tersebut. Sejumlah siswa pun dipanggil, termasuk Putri, anak pelaku DP (41)

"Saya cari tahu siapa yang menyebarkan isu alat tes kehamilan beredar di sekolah, semua datang kecuali Putri, kemudian dia saya tanyakan kenapa tidak datang, ia katakan sudah lapor ayahnya, saya lantas panggil ayahnya untuk cek kebenarannya," kata dia.

Beber Astri, DP pun memenuhi panggilan.

Percakapan keduanya terjadi di ruang kepala sekolah.

BACA: Kembalikan Ponsel Penumpang yang Tertinggal, Sopir Taksi Online Malah Dituduh Mencuri & Dipukuli

"Saya katakan padanya, siswa lain yang sudah memenuhi panggilan telah membuat surat pernyataan, sedang putri belum membuat surat karena tidak memenuhi panggilan," kata dia.

Sebut dia, DP pun emosi karena berasumsi sang anak juga akan disuruh buat surat panggilan.

DP mengancam lantas menendang meja kaca di depannya.

"Meja itu kemudian dipukulkan pada saya, saya jatuh, ia kemudian kembali memukuli saya dengan kaki meja, saya kira saya akan mati,

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: Tribun Manado
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help