Fadli Zon Tolak Pasal Penghinaan Presiden, Justru Sahkan Pasal Penghinaan DPR

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon yang saat itu menjabat sebagai pemimpin rapat telah mengetuk palu sebagai tanda bahwa revisi Undang-Undang MD3 disetujui.

Fadli Zon Tolak Pasal Penghinaan Presiden, Justru Sahkan Pasal Penghinaan DPR
Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Hotel Ima Kupang, NTT, Selasa (31/1/2017) 

TRIBUNWOW.COM - DPR mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) pada rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin silam(12/2/2018).

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon yang pada saat itu menjabat sebagai pemimpin rapat telah mengetuk palu sebagai tanda bahwa revisi Undang-Undang MD3 telah disetujui.

Draf revisi Undang-undang No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) memuat kewenangan baru bagi Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD) untuk melaporkan pihak yang merendahkan martabat DPR dan anggota DPR.

Hal itu tercantum dalam pasal 122 huruf k yang berbunyi MKD bertugas mengambil langkah hukum dan atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR.

BACA  Kumpulan Ucapan Selamat Hari Valentine dan Puisi Terlengkap!

Namun saat dilansir Tribunwow.com dari akun Twitternya, @fadlizon, dirinya menegaskan bahwa pasal penghinaan yang dimuat dalam hasil RUU MD3 bukan berarti para wakil rakyat anti kritik.

Fadli Zon juga menegaskan bahwasannya DPR tetap terbuka dan membutuhkan kritik.

Pasal penghinaan trhdp parlemen atau contempt of parliament yg termuat dlm hasil revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 ttg MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) bukan berarti para wakil rakyat antikritik.

DPR tetap terbuka dan membutuhkan kritik.

Menanggapi fenomena tersebut, salah satu netizen mengingatkan saat Fadli Zon menolak pasal penghinaan presiden masuk ke dalam RUU KUHP.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help