Berbenturan Kepala dengan Gary Cahill, Pemain Liga Inggris Ini Nyatakan Pensiun Dini

Gelandang Hull City terpaksa harus pensiun dini akibat retak kepala yang ia dapat ketika bertubrukan dengan bek Chelsea pada 2017 silam.

Berbenturan Kepala dengan Gary Cahill, Pemain Liga Inggris Ini Nyatakan Pensiun Dini
mirror.co.uk
Gary Cahill 

TRIBUNWOW.COM - Selasa (13/2/2018) Gelandang Hull City, Ryan Mason terpaksa harus pensiun di usia 26 tahun karena retak kepala yang ia dapat ketika berhadapan dengan Chelsea 2017 silam.

Dilansir dari bbc.com Mason yang meraih satu gelar untuk Timnas Inggris pada 2015 harus menjalani operasi setelah benturan kepala dengan Gary Cahill.

Dia mengatakan bahwa dia "bekerja tanpa lelah" untuk bisa kembali bermain namun "risiko yang ada tidak memberinya pilihan selain pensiun".

Mason memulai kariernya dari akademi Tottenham Hotspur hingga akhirnya diboyong Hull City dengan mahar 13 juta pounds pada Agustus 2016.

Setelah delapan menit menjalani perawatan di lapangan dalam pertandingan Premier League di Stamford Bridge pada Januari 2017, Mason diberi oksigen saat ia dibawa pergi dengan tandu.

Dia menjalani operasi di RUmah Sakit St Mary di London, tempat ia tinggal selama seminggu setelahnya, dan sejak itu ia mengatakan bahwa ia merasa beruntung masih hidup.

Mason memulai pelatihan dengan klub tersebut lagi di bulan Mei tahun lalu namun tidak ada tanggal kapan ia bisa kembali merumput.

Keputusannya untuk pensiun mengikuti bimbingan banyak ahli saraf dan ahli bedah yang terkenal di dunia.

Bos Hull City Leonid Slutsky mengatakan pada bulan Agustus bahwa "pertanyaannya bukan hanya tentang sepakbola namun juga hidupnya," ketika Ryan harus menemui dokter spesialis ketiga.

Klub Liga Inggris divisi dua ini juga mengatakan dalam sebuah pernyataan "Ryan ingin menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak di klub yang telah membantu pemulihannya hingga saat ini dan dia berhutang budi kepada mereka atas dukungan dan belas kasih mereka selama 12 bulan terakhir."

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino yang melatih Mason di Spurs juga mengatakan "Saya akan sangat senang bisa membantunya,"

"Dia masih 26 tahun namun sangat cerdas, dia dapat menjadi seorang yang sukses dalam sepakbola, dalam segala hal menurut saya dia adalah orang yang spesial, jangan khawatir Ryan, kamu akan sukses diluar lapangan." Pochettino mengakhiri.

Gary Cahill melalui akun Twitter-nya mengaku hancur mendengar kabar pensiun dari rekan senegaranya itu.

"Menghadapi cedera seperti itu adalah sesuatu yang kita lawan setiap waktunya juga dengan konsekuensinya, dan mengatahui ini menimpa pemain profesional seperti Ryan sangat menyakitkan." ungkap Gary Cahill. (Tribunwow.com/Kurnia Aji Setyawan)

Ikuti kami di
Penulis: Kurnia Aji Setyawan
Editor: Kurnia Aji Setyawan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help