Diramalkan Maju Bersama Jokowi di Pilpres 2019, JK Justru Terganjal Aturan Undang-undang

Wartawan senior, John McBeth, menyebut Jokowi dan JK berpeluang maju 2019. Namun fakta ini mengungkapkan jika JK tak akan bisa maju jadi Cawapres.

Diramalkan Maju Bersama Jokowi di Pilpres 2019, JK Justru Terganjal Aturan Undang-undang
TRIBUNNEWS.COM/Laily Rachev/Setpres
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Memimpin Rapat Terbatas Membahas tentang Dosen Non PNS pada Perguruan Tinggi Negeri Baru di Kantor Presiden, Rabu (06/01/2016). 

Populer: Jokowi: Sekali Lagi Saya Ulang, Kita Ini Negara Besar

Tak berbeda, pakar hukum tata negara, Refly Harun, menegaskan bahwa Kalla tak dimungkinkan lagi menjadi wakil bagi Jokowi di Pilpres 2019. 

"Kalau JK jadi wakil enggak bisa, sudah mentok, mau berturut-turut atau tidak berturut-turut, kalau sudah dua (masa jabatan) sudah tidak bisa lagi. Jelas konstitusi mengatakan dua periode," kata Refli.

Kecuali, kata Refli, jika Kalla tak menuntaskan dua periode masa jabatannya sebagai wakil presiden atau dirinya maju sebagai calon presiden.

"Kecuali satu periode tak penuh. Seperti Bu Megawati Soekarnoputri kita masih berdebat. Apakah sudah menjalankan satu periode atau belum, tetapi kalau Pak JK sudah dan itu tak ada perdebatan. Yang dimungkinkan jadi capres," kata dia. (*)

Berita di atas telah tayang di Kompas.com dengan judul: Jusuf Kalla Tak Dimungkinkan Lagi Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help