Pemilihan Presiden 2019

Ramalan Mengerikan Mbah Mijan Mengenai Indonesia: Politik Adu Domba hingga Taktik Baru Teroris

Jelang tahun politik ini, melalui akun media sosial Twitter, dirinya menuliskan sejumlah pernyataan terkait apa yang akan terjadi di masa depan.

Ramalan Mengerikan Mbah Mijan Mengenai Indonesia: Politik Adu Domba hingga Taktik Baru Teroris
Ramalan Mbah Mijan 

Itu yang membuat setiap tahun Bolitik datang para iblis selalu bergairah, apalagi kalau taktiknya berhasil disantap oleh para dungu, mereka bergembira.

BACA  Wajah Roro Fitria Tanpa Make Up hingga Yuanita Cristiani Syok Lihat Tikus di Restoran Favoritnya

Yang dimaksud iblis oleh Mbah Mijan adalah kaum-kaum yang memiliki kepentingan dan sengaja menebarkan fitnah demi mencapai kepentingannya.

@mbah_mijan: DEBURAN SARA, TEBARAN HOAX, BERAGAM PERSEKUSI, HINGGA BAHAN-BAHAN LAIN YANG BISA DIGORENG AKAN MENJADI BUMBU SEDAP UNTUK MELENGKAPI MASAKAN TELEK ITIK DITAHUN BOLITIK, SAKING SEMANGATNYA NGETIK, CAPSLOCK SAMPAI JEBOL GUYS, NITIP PESEN AJA SIH "JADI ORANG JANGAN KAGETAN" THE END.

Lihat juga video Detik-detik Gereja St Lidwina Sleman Diserang, Pemuda 22 Tahun Aniaya Romo dan Jemaat

Mbah Mijan juga menganalisa mengenai persekusi dan latar belakang mengapa fenomena itu bisa terjadi.

@mbah_mijan; Persekusi yang terjadi itu "pesanan", jangan suka kagetan jadi orang!!! Inget, tiba-tiba begal muncul dimana-mana dan tiba-tiba genk motor ngebacokin orang dimana-mana, otak gue kadang buntu nganalisa, itu kotoran apa sih! tiba-tiba muncul dan hilang begitu saja #CurigaGue

Mbah Mijan juga mengingatkan untuk berhati-hati terhadap serangan teroris.

Menurut Mbah Mijan, akan ada politik devide et impera alias politik pecah belah, atau yang sering disebut politik adu domba.

@mbah_mijan: Saya sudah ingatkan sejak awal tahun, waspada teroris 2018 "Suatu saat nanti, serangan teroris tidak akan menggunakan bom lagi dan cukup dengan system Devide Et Impera" saya pernah katakan ini pada teman-teman setelah ada fenomena bom panci, jangan pernah lupakan 1 hal, jangan!!!

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help