H&M Menjadi Toko Terbanyak yang Tutup dalam Dua Dekade

Pada 2018, peritel pakaian mengharapkan untuk menutup 170 toko dan membuka total 390 toko baru, jumlah penutupan toko terbesar sejak 1998.

H&M Menjadi Toko Terbanyak yang Tutup dalam Dua Dekade

TRIBUNWOW.COM - Jumlah penutupan toko oleh Hennes & Mauritz AB akan melonjak ke level tertinggi dalam setidaknya dua dekade tahun ini karena raksasa mode Swedia mencoba untuk beradaptasi dengan dunia digital baru di mana pelanggan meninggalkan toko fisik dan semakin berbelanja online.

Pada 2018, peritel pakaian mengharapkan untuk menutup 170 toko dan membuka total 390 toko baru, jumlah penutupan toko terbesar sejak 1998.

Itu setara dengan rasio antara penutupan dan toko baru sebesar 44 persen, yang berarti H & M akan menutup 44 gerai untuk setiap 100 unitnya.

BACA  Tak Disangka, Nagita Slavina Gunakan Uang Penghasilan Pertamanya untuk Beli Barang Ini

BACA  Begini Cara Memasak Mi Instan yang Benar

BACA  Samsung Seri Galaxy S9 Dikabarkan Akan Menampilkan Intelligent Scan

Dikutip Tribunwow.com dari The Jakarta Post Kamis (1/2/2018), pada 2017, rasio itu hanya 19 persen. Antara tahun 1999 dan 2017, rata-rata hanya 12 persen.

Penutupan toko tersebut berarti penambahan toko bersih H&M akan turun menjadi hanya 220 tahun ini, tingkat terendah sejak 2010.

Kecepatan pertumbuhan toko akan melambat menjadi hanya 4,6 persen pada 2018, dari rata-rata 12 persen antara 1999 dan 2017.

Investor pada hari Rabu sebelumnya memberikan jempol ke rencana turnaround H & M yang mencakup penutupan toko dan penciptaan merek baru untuk menjual pakaian bekas. Saham merosot sebanyak 9,9 persen. (TribunWow/Dian Naren)

Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help