Korupsi EKTP

Setya Novanto Didukung PLG Ungkap Nama-nama yang Terlibat Korupsi e-KTP

Terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto, mengajukan permohonan menjadi Justice Collaborator (JC).

Setya Novanto Didukung PLG Ungkap Nama-nama yang Terlibat Korupsi e-KTP
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Setya Novanto 

TRIBUNWOW.COM - Terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto, mengajukan permohonan menjadi Justice Collaborator (JC).

Melalui peran sebagai JC, mantan Ketua DPR itu siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah nama besar lain yang diduga terlibat kasus e-KTP.

Upaya perbantuan kepada KPK selama mengungkap kasus itu didukung oleh Persatuan Loyalis Golongan Karya (PLG).

"Intinya PLG mendukung langkah SN untuk menjadi Justice Colaborator dan mengungkap nama-nama yang terlibat," tutur Presedium Sekber PLG, Cupli Risman, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Fahri Hamzah Minta KPK Sebutkan 14 Nama yang Terlibat dalam Kasus EKTP

Di sidang kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP pada Kamis (11/1/2018), Novanto terlihat menghadiri persidangan.

Dia memakai baju batik berwarna cokelat dan celana kain berwarna hitam.

Sebelum persidangan, dia duduk di barisan depan sebelah kanan kursi pengunjung.

Sejumlah anggota Persatuan Loyalis Golongan Karya (PLG) memakai seragam berwarna kuning duduk di belakang Novanto.

Sambil duduk, Novanto memegang map. Map berisi buku agenda bersampul hitam.

Dia membawa catatan di dalam sebuah buku. Dia sesekali membaca catatan yang bertuliskan tangan itu.

Di setiap persidangan, Novanto didampingi istrinya, Deisti Astriani Tagor, politikus Partai Golkar, Idrus Marham dan perwakilan dari PLG.

Selain membaca buku, terkadang Novanto juga berkomunikasi dengan mereka. (*)

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Setya Novanto Didukung Ungkap Nama-nama Besar Terlibat Korupsi e-KTP"

Ikuti kami di
Editor: Elga Maulina Putri
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help