Geger Mahar Pilkada 40 M, Ridwan Kamil Turut Bersaksi & Ceritakan Masa Lalunya saat Bersama Gerindra

Ridwan Kamil ikut angkat bicara sekaligus menyatakan diri sebagai saksi terkait isu permintaan mahar di Partai Gerindra.

Geger Mahar Pilkada 40 M, Ridwan Kamil Turut Bersaksi & Ceritakan Masa Lalunya saat Bersama Gerindra
INSTAGRAM
Ridwan Kamil 

TRIBUNWOW.COM - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ikut angkat bicara sekaligus menyatakan diri sebagai saksi terkait isu permintaan mahar di Partai Gerindra sebagai syarat rekomendasi maju pilkada yang heboh dalam pemberitaan media mainstream dan terlebih di media sosial.

Isu ini berasal dari tudingan La Nyalla Mattalitti kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pernyataan wali kota yang akrab disapa Emil itu muncul melalui akun Twitter pribadinya untuk membalas pernyataan di akun Twitter resmi Partai Gerindra yang isinya berupa bantahan atas tudingan tersebut yang me-mention akun pribadi Ridwan Kamil.

Populer: La Nyalla Sebut Prabowo Minta Rp 40 Miliar, Begini Bantahan Fadli Zon

Populer: Fakta Mahar 40 M yang Disebut Diminta Gerindra dari La Nyalla sebagai Syarat Dukungan Pilgub Jatim

Dalam balasan pesan di akun pribadinya yang diakses Tribun Jabar, Jumat (12/1/2018) itu, Emil membenarkan bahwa saat maju Pilwalkot Bandung, Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar.

"Saya bersaksi, waktu Pilwalkot Bandung, Pak Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar sepeser pun untuk tiket pilkada. Hatur Nuhun," kicau Emil lewat akunnya yang ditulisnya Kamis (11/1/2018).

Ridwan Kamil membalas kicauan Partai Gerindra (Twitter @ridwankamil)
Ridwan Kamil membalas kicauan Partai Gerindra (Twitter @ridwankamil) (Twitter)

Populer: Oposisi di Pusat, Berkoalisi di Daerah, PDI-P dan Gerindra Bersatu di Pilkada Jawa Timur

Untuk diketahui, saat Pilwalkot Bandung 2013 lalu, Ridwan Kamil berpasangan dengan Oded Muhammad Danial yang diusung dua partai, yaitu Gerindra dan PKS.

Dalam kicauannya itu, Emil juga menuliskan dirinya berpisah dengan Gerindra di Pilgub Jawa Barat 2018 ini karena tidak mampu memenuhi syarat menjadi kader partai.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help