Harga Beras Terus Melejit, Kemtan Ungkap Beberapa Penyebabnya

Meski harga naik, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sumardjo Gatot Irianto menilai produksi padi saat ini masih surplus.

Harga Beras Terus Melejit, Kemtan Ungkap Beberapa Penyebabnya
KOMPAS / HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi beras di gudang Bulog 

TRIBUNWOW.COM - Harga beras yang terus melambung tinggi membuat masyarakat mengeluh.

Meski demikian, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sumardjo Gatot Irianto menilai produksi padi saat ini masih surplus.

Dilansir Kontan, Gatot juga mengungkapkan bahwa pemerintah tidak perlu melakukan impor beras.

Berikut ini penyebab tingginya harga beras menurut Kemtan.

1. Bulog tak Optimal

Menurut Gatot serapan Perum Bulog saat ini masih belum optimal.

Baca: Jawaban Mahfud MD Mak Jleb Banget Saat Ditanya Netizen Soal Air Kencing Unta

Meki terdapat panen di sejumlah wilayah, seperti di Sulawesi dan Sumatera.

"Tidak ada alasan Bulog belum bisa menyerap, mereka kan bisa menyerap beras secara komersial," kata Gatot.

2. Operasi Pasar tak Optimal

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help