Balon Gubernur dan Bupati Lombok Tak Daftar pada Hari Selasa, Ternyata Alasannya Bikin Merinding!

Ada yang menarik pada hari Selasa di tengah pendaftaran bakal calon gubernur dan bupati di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Balon Gubernur dan Bupati Lombok Tak Daftar pada Hari Selasa, Ternyata Alasannya Bikin Merinding!
Kompas.com/Fitri Rachmawati
Tak ada satu pun pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTB yang mendaftar ke KPU NTB pada hari Selasa (9/1/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Ada yang menarik pada hari Selasa di tengah pendaftaran bakal calon gubernur dan bupati di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sepanjang hari Selasa (9/1/2018), suasana lengang justru terjadi di KPUD Provinsi NTB, KPU Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur.

Tak ada satu pun pasangan bakal calon kepala daerah yang mendaftar.

Di KPUD NTB, hanya terlihat sejumlah aparat berjaga dan menyiapkan pendaftaran hari berikutnya.

Meja pendaftaran kosong, tak ada panitia pendaftaran sibuk seperti Senin lalu.

“Hari ini tidak ada yang daftar, kan tahu ini hari Selasa, mana ada bakal calon yang mau daftar di hari Selasa. Hari Selasa itu selalu dihindari oleh suku Sasak di Lombok untuk menjalani hal-hal penting dalam hidupnya,” kata Hajrul, salah seorang panitia pendaftaran bakal calon gubernur di KPU NTB, Selasa sore.

Menurut Hajrul, sebenarnya tidak ada kaitan antara hari Selasa dengan waktu pendaftaran bagi KPU karena pendaftaran dibuka sejak tanggal 8 hingga 10 Januari.

Akasar Anshari juga menegaskan, meskipun tidak ada pasangan bakal calon yang mengonfirmasi untuk mendaftar pada pada hari Selasa ini, tetapi mereka menantinya dengan setia sebagai kewajiban.

“Hari baik untuk mendaftar adalah Senin, Selasa dan Rabu tanggal 8, 9 dan 10 Januari 2018. Selain hari itu adalah hari naas karena pasti kami akan tolak pendaftarannya,” tuturnya.

Dia mengatakan, semua pihak menilai proses pilkada ini sebagai ladang amal ibadah sehingga semestinya semua hari adalah hari baik, terutama hari Senin sampai Rabu untuk pendaftaran.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Galih Pangestu Jati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help