Saham Spotify Akan Go Publik di Awal 2018

Raksasa musik streaming tersebut mengajukan pendaftaran ke Securities and Exchange Commission pada akhir Desember untuk mencatatkan sahamnya.

Saham Spotify Akan Go Publik di Awal 2018
TechCrunch
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Raksasa musik streaming tersebut mengajukan pendaftaran ke Securities and Exchange Commission pada akhir Desember, dengan tujuan untuk mencatatkan sahamnya di New York Stock Exchange pada kuartal pertama tahun ini, Kamis (5/1/2017).

Seperti yang diharapkan, Spotify akan mengejar daftar langsung sahamnya, sebuah proses yang tidak biasa dimana tidak ada stok baru yang dikeluarkan - dan oleh karena itu tidak ada uang yang dinaikkan - namun investor dan orang dalam yang ada dapat menukar saham mereka di pasar terbuka.

BACA  Hobi Baru Jokowi Ini Membuat Paspampres Harus Selalu Waspada!

Di pasar Amerika Serikat, layanan streamning seperti Spotify, Apple Music, dan Amazon Music mencapai peringkat tiga terpopuler di negara paman sam tersebut.

Spotify sejauh ini merupakan jalur streaming audio yang paling populer, dengan setidaknya 60 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia dan 80 juta lainnya menggunakan versi gratis yang didukung iklan, menurut pernyataan publik terbaru perusahaan.

Apple mengatakan memiliki setidaknya 30 juta pelanggan layanan Apple Music-nya, yang hanya tersedia dengan berlangganan.

Meskipun ukuran Spotify, ia tidak pernah menghasilkan keuntungan, dan biaya lisensi musik masih merupakan biaya terbesarnya, pada 2016, Spotify memiliki sekitar $ 3,3 miliar pendapatan, naik 52 persen dari tahun sebelumnya, namun kerugiannya juga meningkat tajam, menjadi sekitar $ 600 juta, menurut pengajuan terbaru dengan regulator Eropa.

BACA JUGA  5 Hal Mengenai Pendaftaran CPNS Tahun 2018 yang Harus Kamu Ketahui

Namun Spotify pernah tersandung masalah royalti.

Akhir desember silam, label Wixen Music Publishing yang mewakili musisi Tom Pretty, Neil Young, Stevie Nicks, dll menggugat Spotify di sebuah pengadilan federal di California, menuduhnya menggunakan ribuan lagu tanpa lisensi yang benar, yang terbaru dalam serangkaian seperti tuntutan hak cipta Setelan tersebut meminta ganti rugi $ 1,6 miliar, $ 150.000 untuk setiap lagu. (TribunWow/Dian Naren)

Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved