Aktivitas Spesial Dajrot Bersama Ahok saat Berkunjung ke Rutan Mako Brimob
Djarot Saiful Hidayat menceritakan aktivitasnya saat bersama Ahok di Rutan Mako Brimob.
Editor: Woro Seto
TRIBUNWOW.COM - Djarot Saiful Hidayat menceritakan aktivitasnya saat bersama Ahok di Rutan Mako Brimob.
Hal itu disampaikan saat ditemui di acara sekolah partai calon kepala daerah PDIP di Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/12/2017).
"Dua minggu yang lalu saya ketemu Pak Ahok. Sekarang dia punya waktu menulis, sehari bisa dua sampai tiga lembar," kata Djarot.
Saat kunjungannya tersebut, Djarot tak lupa membawakan makanan kesukaan Ahok yakni buah duren.
"Ya, kan dia memang suka duren. Jadi, sehat dan tetap semangat," lanjutnya.
Ahok merupakan rekan kerja Djarot saat keduanya menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Hingga kini, persahabatan mereka tetap terjalin
Sejak ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok 10 Mei 2017 silam, kondisi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam keadaan baik. Hal itu dipastikan oleh salah seorang Kuasa Hukum Ahok, I Wayan Sudirta.
Kepada Kompas.com, Wayan menyatakan kondisi Ahok terus mengalami peningkatan dari segala aspek.
POPULER: Menteri di India Dikecam Gara-gara Sebut Wanita yang Ingin Menikah Tidak Pakai Jins
"Baik-baik aja dia, dari segi mental dia bertambah kuat, dari segi kesabaran sudah jauh lebih baik, dari segi ketenangan juga bagus, dan dari segi kerohanian tambah matang," kata Wayan, Selasa (14/11/2017).
Ahok, lanjut dia, tetap menjaga kondisi tubuh dan berat badannya. Di dalam Mako Brimob, Ahok berolahraga satu atau dua kali dalam sehari.
Namun, ritual olahraga tersebut agak terganggu ketika hari Jumat. Sebab, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menerima tamu dari pagi hingga sore.
VIRAL: Alami Cidera Telinga yang Cukup Parah dan Berujung Kekalahan, Stephen Smith Temukan Keanehan
Wayan juga bercerita mengenai kegiatan sehari-hari Ahok. Sampai saat ini, dia masih menulis dan membalas surat yang dikirimkan kepadanya.
"Kegiatan akhir ini membaca, menulis surat, menulis ide dan gagasan, dan olahraga. Tapi juga yang paling penting surat-surat itu dibalas, dia berusaha membalas semuanya. Tapi kalau mau (suratnya) dibalas, surat harus ada perangko dan amplop," kata Wayan.
Ahok divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Majelis hakim menyatakan, Ahok terbukti melakukan penodaan agama, karena mengutip ayat suci di Kepulauan Seribu. (*)