Kaleidoskop 2017

Viral, Ramalan Adnan Buyung Soal Pengakuan Antasari Azhar Usai Keluar dari Penjara

Kabar soal Antasari Azhar yang menyinggung nama Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menggegerkan media pada awal tahun 2017 silam.

Viral, Ramalan Adnan Buyung Soal Pengakuan Antasari Azhar Usai Keluar dari Penjara
KOLASE/TRIBUNWOW.COM
Hary Tanoe, Antasari Azhar dan Susilo Bambang Yudhoyono 

TRIBUNWOW.COM- Kabar soal Antasari Azhar yang menyinggung nama Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menggegerkan media pada awal tahun 2017 silam.

Saat itu, pasca mendapatkan kebebasannya, Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, langsung melancarkan manuver.

Pada Selasa, 14 Februari 2017, Antasari menyeret nama SBY dan Hary Tanoesoedibjo dalam kasus pembunuhan Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Pernyataan tersebut dilontarkan Antasari setelah 8 tahun bungkam dan dirinya dijebloskan ke bui.

Di jejaring sosial, pengakuan blak-blakan dari Antasari tersebut mendadak viral dan menjadi bahan perbincangan para publik di jagat maya.

Berita TRIBUNNEWS.com berjudul 'Adnan Buyung: Antasari Harus Sabar' yang merilis pernyataan pengacara senior almarhum Adnan Buyung tentang kasus yang menjerat Antasari pun kembali viral di dunia maya.

Dalam berita tersebut, almarhum meyakini dalam perjalanan waktu, di masa mendatang kebenaran atas kasus pembunuhan Nasrudin yang melibatkan Antasari akan terungkap.

Almarhum mengatakan apabila semua terbuka pada saat sekarang ini justru akan menimbulkan situasi yang panas dan kacau.

"Lepas dari proses pengadilan, masih banyak tanda tanya di perkara Antasari, mungkin sejarah yang akan buka, kalau sekarang masih panas suasananya, " ujar Buyung saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 22 September 2010.

Menurut Buyung, masih ada kebenaran material yang tersembunyi pada perkara kasus Antasari Azhar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rendy Adrikni Sadikin
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help