Soal Yerusalem, Jokowi: Saya dan Rakyat Indonesia Tetap Bersama dengan Rakyat Palestina

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terkait penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Soal Yerusalem, Jokowi: Saya dan Rakyat Indonesia Tetap Bersama dengan Rakyat Palestina
Capture/Video
Presiden Jokowi saat membacakan pernyataan sikap Indonesia terkait pengakuan sepihak AS terhadap penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Israel 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terkait penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hal tersebut terlihat dari postingan akun Instagram @jokowi pada Kamis (7/12/2017).

"Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Pengakuan itu melanggar resolusi DK dan Majelis Umum PBB. Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya," tulis akun @jokowi.

Reaksi Presiden Jokowi tersebut bermula ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam pidatonya mengakui Yerusalem sebagai ibu Israel.

Donald Trump mengatakan tidak ingin mengganggu upaya negosiasi damai Israel-Palestina dengan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, AS menjadi negara pertama yang melakukannya sejak pendirian negara Israel pada 1948.

Seperti yang diketahui, Jerusalem merupakan kota suci bagi tiga agama, yakni Islam, Kristen, dan Yahudi.

Mereka hidup berdampingan dengan damai di kota tersebut, lantaran sama-sama merasa memiliki nilai histori dengan Jerusalem.

Kota ini dikelilingi tembok batu dan menjadi situs-situs suci di dunia.

Sesuai resolusi PBB, Jerusalem ditetapkan sebagai status quo sebagai langkah damai antara Palestina dan Israel.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help