Kaleidoskop 2017

Pengakuan Pemuda Simpanan Tante Girang, 'Saya Cuma Jadi Mesin Pemuas Syahwat'

Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah mengenai kekerasan seksual yang tidak hanya menjadikan perempuan korban, tetapi juga laki-laki.

Pengakuan Pemuda Simpanan Tante Girang, 'Saya Cuma Jadi Mesin Pemuas Syahwat'
World of Buzz
Ilustrasi pemerkosaan. 

Semua berawal saat Chloe Ayling (20) dijadwalkan untuk menghadiri sebuah sesi foto di Milan, Italia, 11 Juli.

Namun, di sana Chloe malah diserang dua pria yang membiusnya menggunakan ketamin dan disekap dalam sebuah koper.

Menggunakan sebuah mobil, Chloe dibawa ke sebuah desa terpencil di Borgial, Italia.

"Saya sadar bahwa saya sedang berada di dalam bagasi belakang sebuah mobil. Tangan dan kaki saya diikat dan mulut saya diberi lakban," cerita Chloe, Minggu (6/8/2017).

"Saya disekap dalam sebuah tas koper, yang hanya diberi lubang kecil agar saya bisa tetap bernapas," katanya lagi.

Setelah itu, selama enam hari Chloe disekap di sebuah rumah dan diikat pada sebuah lemari laci.

Selama diculik, Chloe ternyata hendak dijual di internet oleh penculiknya senilai 230 ribu poundsterling Inggris (Rp 4 miliar).

Namun, Chloe akhirnya dibebaskan oleh penculiknya setelah sang model yang kerap berpose dan berpenampilan seksi untuk sesi foto itu diketahui memiliki seorang anak berusia dua tahun.

Menyusul pelepasannya dari tangan penculik, kelompok mafia Italia, Black Death, mengeluarkan pernyataan terkait pembebasan Chloe.

"Anda dibebaskan atas kebaikan Kelompok Black Death. Namun, pembebasan Anda memiliki syarat dan Anda harus membaca pesan ini secara teliti," demikian isi pernyataannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Galih Pangestu Jati
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help