Kota Solo Jadi Model Kota Ramah Difabel

Kota Solo didorong untuk menjadi model kota ramah difabel di Indonesia, pernyataan ini diungkapkan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Akademik,Prof Paulina

Kota Solo Jadi Model Kota Ramah Difabel
Staf Ahli Menteri Bidang Akademik, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof. Paulina Panen saat memberikan pidato kunci di seminar "Peningkatan Akses dan Akseptabilitas bagi penyandang disabilitas di perguruan tinggi", di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (7/12/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Dilansir dari Tribun Solo Kamis (7/12/2017) , Kota Solo didorong untuk menjadi model kota ramah difabel di Indonesia.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Akademik, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof. Paulina Panen dalam seminar "Peningkatan Akses dan Akseptabilitas bagi penyandang disabilitas di perguruan tinggi", di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (7/12/2017).

“Harapan dari kami Solo jadi model kota yang ramah difabel di Indonesia,” katanya.

Dimana dari segala aspek kehidupan bisa ramah terhadap penyandang disabilitas.

“Mulai dari pendidikan, kehidupannya, kantor tempat bekerja dan bahkan toilet semua bisa ramah terhadap disabilitas,” ujar Paulina.

 BACA  Pakai Wig Bertahun-tahun, Wanita Ini Akhirnya Ungkapkan Rahasianya, Ternyata Alami Hal Ini

“Jadi di sekolah sudah ada infrastruktur yang ramah difabel, ada guru khusus, dan fasilitas penunjang lain, misal yang tuna netra ada buku khusus dan sebagainya,” terangnya.

Jika itu sudah terwujud, katanya, maka Solo bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia untuk ramah difabel.

“Jadi kami berharap Solo yang pertama dan jadi model di Indonesia,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo mengatakan Pemkot Surakarta terus melakukan berbagai upaya untuk memberdayakan para penyandang disabilitas.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dian Naren
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help