Australia Sahkan Pernikahan Sesama Jenis

Australia mengesahkan pernikahan sesama jenis, hal ini membuat Australia menjadi negara ke-26 yang melegalkan pernikahan sesama jenis

Australia Sahkan Pernikahan Sesama Jenis
metro.co.uk
Australia say yes untuk gay 

TRIBUNWOW.COM - Dilansir dari metro.co.uk pada Selasa (14/11/2017), Australia telah mengesahkan pernikahan gay atau sesama jenis.

Dari survei yang dilakukan oleh Biro Statistik Negara, orang-orang lebih memilih untuk mengesahkan pernikahan sesama jenis.

Mereka yang memilih untuk menyetujui pernikahan sesama jenis sebesar 61,6%.

Sebelumnya, mereka ditanyai tentang pandangan mereka tentang pernikahan sesama jenis.

Pin katakan yes untuk pernikahan sesama jenis
Pin katakan yes untuk pernikahan sesama jenis (metro.co.uk)

Survei tersebut tidak mengikat, namun politisi diharapkan mengikuti hasil jajak pendapat tersebut.

Lebih dari tiga perempat pemilih yang memenuhi syarat negara, ikut ambil bagian dalam pemungutan suara untuk memilih melegalkan atau tidak pernikahan sesama jenis.

Warga Australia yang mendukung pernikahan sesama jenis
Warga Australia yang mendukung pernikahan sesama jenis (metro.co.uk)

Pemerintah berjanji untuk mengajukan proposal ke parlemen jika pemilih mendukung pernikahan sesama jenis.

Ahli statistik Australia David Kalisch mengumumkan hasil di ibukota negara tersebut Canberra, dengan 7.817.247 suara yang dikeluarkan mengatakan "ya", dibandingkan dengan 4.873.987 yang menentang gagasan tersebut.

Di seluruh enam negara bagian di Australia, "ya" suara menang - mulai dari 64,9% di Victoria sampai 57,8% di New South Wales - dan wilayah utara (60,6%) dan Australian Capital Territory (74%) juga memilih proposal tersebut.

Warga merayakan pengesahan pernikahan sesama jenis di Australia
Warga merayakan pengesahan pernikahan sesama jenis di Australia (Metro.co.uk)

Australia menjadi negara ke-26 yang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Sebelumnya, beberapa negara telah melegalkan pernikahan sesama jenis.

Diantaranya, Belanda, Belgia, Spanyol, Kanada, Afrika Selatan, Norwegia, Swedia, Portugal, Meksiko, Islandia, Argentina, Uruguay, Selandia Baru, Perancis, Denmark, Inggris dan Wales, Skotlandia, Brazil, Luksemburg, Finlandiam Irlandia, dan Amerika Serikat. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help