Home »

News

»

Jakarta

Belum Genap Sebulan Menjabat, Ini 5 Kebijakan Ahok yang akan Diubah Anies-Sandiaga

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berniat mengubah beberapa kebijakan Ahok.

Belum Genap Sebulan Menjabat, Ini 5 Kebijakan Ahok yang akan Diubah Anies-Sandiaga
INSTAGRAM
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno 

TRIBUNWOW.COM - Belum genap sebulan menjabat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berniat mengubah beberapa kebijakan yang dibuat oleh pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Pada beberapa kebijakan, Anies secara spesifik menyebut akan mengubah peraturan gubernurnya.

Berikut ini adalah kebijakan-kebijakan yang akan diubah Anies :

1. Larangan sepeda motor

Ahok dulu tidak peduli dengan berbagai macam kritik atas kebijakannya melarang sepeda motor melintasi Jalan MH Thamrin sampai Jalan Medan Merdeka Barat. Dia tetap menerapkan kebijakan itu dan membuat pergubnya. Alasannya adalah menekan kemacetan di ruas jalan protokol.

Namun, kini pergub tersebut akan diubah Anies. Perubahan itu bermula ketika Anies disodorkan rancangan atau desain trotoar Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin. Pada rancangan itu, Anies melihat ke depan sepeda motor tidak bisa melintasi Sudirman-Thamrin. Dia meminta agar rancangan itu diubah agar bisa mengakomodasi sepeda motor.

Setelah diubah nanti, secara otomatis Jalan Sudirman dn MH Thamrin akan bisa dilalui motor. Nasib pergub larangan sepeda motor pun tentunya akan direvisi.

"Ternyata disampaikan ada pergub yang menjadi dasar (larangan motor), maka pergubnya juga nanti akan diubah," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (6/11/2017).

Fakta Korban Pengeroyokan Pasangan yang Dipaksa Mengaku Mesum: Dicekik hingga Rencana Menikah

Foto ilustrasi jalan berbayar elektronik (ERP)
Foto ilustrasi jalan berbayar elektronik (ERP)(Josephus Primus)

2. Pergub tentang electronic road pricing (ERP)

Perubahan desain kawasan Sudirman-Thamrin dan rencana pencabutan larangan sepeda motor berdampak pada kebijakan lainnya, yaitu terkait electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar. Konsep ERP pada pemerintahan sebelumnya memang hanya bisa diterapkan pada mobil. Itu sebabnya rancangan awal Sudirman-Thamrin dibuat tanpa akses motor.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Elga Maulina Putri
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help