4 Fakta Pembunuhan Sadis Pasutri di Batang Cenaku, Korban Dibunuh di Depan Kedua Anaknya!
Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
TRIBUNWOW.COM, RENGAT - Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Sepasang suami istri bernama Ali (43) dan Saripa (37) yang merupakan warga Desa Alim, Kecamatan, Batang Cenaku, Kabupaten Inhu, Riau, menjadi korbannya.
Berikut tim TribunWow.com himpun fakta-fakta terkait pembunuhan sadis pasangan suami istri (pasutri) ini.
7 Potret Kalia Labitta, Adik Vicky Shu yang Mempesona, No 4 Sering Jalan Bareng Seleb Tenar Ini!
Simak selengkapnya di sini!
1. Kronologi penemuan mayat
Melansir dari Tribun Pekanbaru, berdasarkan informasi yang ada, kedua korban ditemukan di dua lokas yang berbeda dalam kondisi tengkuk yang terpenggal pada Jumat (13/10/2017) dini hari.
Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Cecep Sujafar pun membenarkan adanya peristiwa ini.
Ia menjelaskan bahwa saat itu pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembunhan pasutri tersebut.
Heboh Ancaman Ledakan Bom di Asia Plaza Sumedang, Ada Kode Rahasia hingga Dugaan Motifnya!
Mayat Ali ditemukan di dalam parit, sementara 100 meter dari penemuan mayat Ali, tepatnya di dalam seuah rumah ditemukanlah mayat Saripa.
Setelah ditemukan, kedua mayat pasutri tersebut langsung dibawa ke RSUD Indrasari Rengat.
2. Dua korban dibunuh di depan anaknya
Masih melansir dari Tribun Pekanbaru, pasutri ini diduga dibunuh di depan dua orang anaknya.
Hal ini diungkapkan oleh tetangga korban yang menemukan jasad Ali dan Saripa.
"Saat ditemukan, anak bungsu korban hanya bisa menangis di depan jenazah ibunya," kata Ponijan Harahap, tetangga korban.
Kronologi Kebakaran yang Tewaskan Nenek, Ibu, dan Anak Mantri Lamongan, Korban Tewas Berangkulan!
Ponijan kembali menuturkan bahwa anak bungsu korban terus menangis, sementara anak sulung korban berada di depan rumah.
Sayangnya, anak sulung korban tersebut tidak bisa berbicara karena bisu.
"Selama ini kami tahu mereka tinggal berempat di rumah itu," kata Ponijan. Hingga kini belum diketahui pasti motif dan pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami istri tersebut.
Oknum Petugas Buka Tas Penumpang Dalam Bagasi Pesawat, Kalau Dimasukkin Narkoba, Naudzubillah
3. Petunjuk penemuan jasad Ali
Masih melansir dari Tribun Pekanbaru, Ponijan kembali mengungkapkan bahwa sebelumnya warga setempat sempat mengira Ali lah yang melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri.
Hal ini dikarenakan di rumah korban yang menjadi lokasi penemuan mayat Saripa, hanya ditemukan anak bungsu korban yang diketahui bernama Alifah (2) dan anak sulung korban bernama Asyifah (5).
Tak Hanya Menyerang Fisik, Kenali Jenis Kekerasan yang Satu Ini dalam Hubungan
"Di rumah itu hanya ada jasad istrinya dan dua orang anak perempuannya. Sementara suaminya tidak tahu dimana," kata Ponijan.
Sementara itu, mayat Ali ditemukan satu jam setelah penemuan jasad Saripa.
Jejak tetesan darah itu mengarah ke samping selokan yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban. "Saat pertama kali ditemukan jenazah Ali dalam kondisi tertelungkup dan di tengkuknya ditemukan bekas luka seperti dibacok," kata Ponijan.
Video Permohonan Maaf Pria yang Baku Pukul dengan TNI Viral! Netizen Beramai-ramai Beri Hujatan!
4. Anak korban menangis
Kasus pembunuhan sadis ini menyisakan kisah pilu terutama bagi dua anak korban yang berada di rumah saat kedua orangtuanya terbunuh.
Kembali melansir dari Tribun Pekanbaru, Alifah hanya bisa menangis di dalam rumah, sementara Asyifah yang bisu menangis di luar rumah.
Keduanya menangis saat Masutama Siregar datang ke rumah korban.
Astaga! Seorang Ibu Suruh Anaknya Pipis di Mangkuk Saat di Restoran, Alasannya Bikin Geram!
Setibanya di rumah korban, Masutaman mendengar suara tangisan anak Ali.
Ia pun membuka pintu depan rumah tersebut.
"Waktu saya buka pintu depan, anaknya langsung lari ke arah saya sambil menangis memeluk kaki saya," kata Masutama.
Saat itu juga, Masutama menyaksikan di depan kamar korban, Saripa ditemukan tergeletak bersimbah darah.
Lari dari Kejaran Api saat Kebakaran Besar di California, Pria Ini Lihat Penampakan Janggal di Pohon
Melihat kondisi itu, Masutama pun ketakutan.
Kemudian ia langsung memanggil Ponijan dan rekannya yang sempat berpapasan sebelum mendatangi rumah korban.
Saat itu pukul 07.00 WIB, Ponijan dan yang lainnya pun mendatangi rumah korban namun tidak menemukan adanya kejanggalan.
"Saya datang bersama seorang rekan saya dan memanggil dari luar rumah namun tidak ada jawaban," kata Ponijan.
Hidup dengan Tumor di Wajah, Begini Kisah Pilu Ahmad Romadhon
Tanpa rasa curiga, Ponijan meninggalkan rumah tersebut. Di perjalanan, Ponijan berpapasan dengan Masutama Siregar yang juga hendak ke rumah Ali dan Saripa.
Saat ditemukan warga, kedua korban ditemukan di dua lokasi terpisah.
Sekitar pukul 08.00 WIB, aparat kepolisian tiba di lokasi penemuan mayat Ali dan Saripa.
Kemudian pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Inilah Fakta Partai Berkarya, Tommy Soeharto jadi Capres 2019 dan Visi Lanjutkan Kerja Pak Harto
Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan, mayat korban langsung dilarikan ke RSUD Indrasari di Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Batang Cenaku, untuk divisum.
Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari melalui Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Cecep Sujafar menjelaskan hingga kini belum bisa dipastikan motif pembunuhan terhadap pasangan suami istri tersebut.
"Hasil olah TKP, kita menemukan sepeda motor korban terparkir di dalam rumah," kata Cecep.
Sejauh ini sejumlah saksi-saksi dari warga sudah diperiksa.
Pria di Tangerang Habisi Istri dan Dua Anaknya, Fakta No 2 Ungkap Dugaan Motif Pelaku!
Sementara itu, dari hasil olah TKP Polisi menemukan dua unit sepeda motor korban terparkir di dalam rumah dan juga belum ada benda berharga yang dilaporkan hilang.
Oleh karena itu kejadian pembunuhan ini masih menyimpan misteri. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)