Ternyata Benar, Pria yang Datang 'Memohon-mohon' adalah si Pembunuh Pasutri Pengusaha Garmen

Polisi sudah menangkap tiga tersangka pembunuh pasutri pengusaha garmen, satu di antaranya adalah orang yang sebelumnya datang memohon-mohon.

Ternyata Benar, Pria yang Datang 'Memohon-mohon' adalah si Pembunuh Pasutri Pengusaha Garmen
KOMPAS.COM/IQBAL FAHMI/TRIBUN JATENG/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017). Insert atas, lokasi penemuan mayat dan foto kedua korban semasa hidup. 

Wanita Ditangkap Polisi Setelah Nikahi 12 Pria, Diduga Karena Mengincar Ini

"Rumor yang beredarnya, si Z ini dipecat, karena sering main perempuan dan mabuk ya, sementara bosnya kan orang taat beribadah, udah sering dikasih tahu, tapi masih bandel. Akhirnya dia dipecat." ujar IR saat ditemui di Jalan Pengairan 21, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017) pada WartaKota.

Pasangan suami istri Husni Zarkasih (57) dan Zahiya Masrur (54), warga Jalan Pengairan No 21 RT 011/06, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat ditemukan tewas dan  mayatnya ditemukan di Sungai Klawing, Dusun Penisihan, RT 001/01 Desa Palumbungan, Bobotsari Purbalingga.
Pasangan suami istri Husni Zarkasih (57) dan Zahiya Masrur (54), warga Jalan Pengairan No 21 RT 011/06, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat ditemukan tewas dan mayatnya ditemukan di Sungai Klawing, Dusun Penisihan, RT 001/01 Desa Palumbungan, Bobotsari Purbalingga. (TRIBUN JATENG/IST/KOLASE TRIBUNWOW.COM)

Z yang sudah bekerja lama dengan Husni juga mendapat pinjaman rumah di wilayah Kedoya Jakarta Barat.

Sopir tersebut tinggal di sana, tapi setelah dipecat ia diminta untuk keluar dari rumah tersebut

Tebakan warga semakin menguat setelah lokasi penemuan mayat di Sungai Klawing, Plumbungan, Bobot Sari, Purbalingga.

Geram Menantunya Diisukan Poligami, Fanny Bauty Beberkan Faktanya!

"Z itu kampungnya di Purbalingga," ujar IR.

Menurut IR, Z sempat kembali ke rumah Husni untuk memohon-mohon agar bisa menempati rumah di Kedoya, tapi permohonan Z ini ditolak mantan majikannya tersebut.

"Ya kan si Z sudah tidak bekerja lagi, jadi ditolak mau tetap tinggal di sana. Belum lagi si Z sering cekcok juga sama anak pertama Pak Husni yang namanya Gilang," imbuhnya.

IR kemudian mencoba menghubungi Z.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rimawan Prasetiyo
Editor: Rimawan Prasetiyo
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help