Alasan 'Mengerikan' Ini Memicu BI Larang Penggesekan Kartu Pembayaran di Mesin Kasir

BI menegaskan bahwa dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin EDC dan tidak dilakukan penggesekan lainnya.

Alasan 'Mengerikan' Ini Memicu BI Larang Penggesekan Kartu Pembayaran di Mesin Kasir
loansindubai.net
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melarang dilakukannya penggesekan ganda (double swipe) dalam transaksi nontunai.

Dalam transaksi pembayaran nontunai, kerap kali kartu debit atau kredit digesek pada mesin kasir dan Electronic Data Capture (EDC).

BI menegaskan bahwa dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin EDC dan tidak dilakukan penggesekan lainnya, termasuk di mesin kasir.

Pelarangan penggesekan ganda tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari pencurian data dan informasi kartu.

Pemerintah Indonesia Dicecar Pertanyaan soal Situasi dan Kebijakan Migrasi di Indonesia

Direktur PT Bank Central Asia Tbk Santoso Liem mengungkapkan, sebenarnya aturan yang diterbitkan bank sentral itu sudah lama.

Aturan itu dibuat lantaran pernah terjadi pembobolan kartu kredit melalui merchant (toko).

0
Ilustrasi transaksi elektronik(Dok. Verifone)

"Perlu diketahui, waktu itu cash register (mesin kasir) terhubung ke internet," kata Santoso kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (5/9/2017) malam.

Santoso menjelaskan, tujuan menghubungkan mesin kasir dengan internet adalah lantaran kasir harus melaporkan semua data penjualan pada malam hari ketika toko tutup ke kantor pusat.

Anak Gus Dur Dihina Akun Ini, Lihat Balasan Tak Terduganya hingga Bikin Tokoh Nasional Bereaksi

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Rimawan Prasetiyo
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help