Pilkada Serentak

Ridwan Kamil Siapkan Diri Kampanye di 27 Kota: Saya Tidak khianat

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi sosok paling berpotensi untuk maju di Pilkada Jabar 2018.

Ridwan Kamil Siapkan Diri Kampanye di 27 Kota: Saya Tidak khianat
TRIBUNNEWS.COM
Ridwan kamil 

TRIBUNWOW.COM, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi sosok paling berpotensi untuk maju di Pilkada Jabar 2018.

Namun, sejumlah pihak keberatan jika Ridwan melangkah ke persaingan memperebutkan kursi Jabar 1 di Pilkada Jabar 2018.

Alasannya, masih banyak janji kampanye yang belum ia tuntaskan.

Menanggapi hal itu, Ridwan menyangkal ia disebut abai terhadap janji kampanyenya.

Menurut dia, masih ada dua tahun anggaran untuk menyelesaikan cita-cita warga Bandung dalam pandangan politiknya.

Tonton juga:

Baca: Wali Kota Bekasi: Lebih Baik Tembak Kepala Saya

"Saya tidak khianat, menyelesaikan lima tahun (jabatan). Kepada agenda yang mereka anggap belum selesai kan masih ada dua tahun anggaran yang belum saya belanjakan, yang belum sampai," ujar Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/3/2017) malam.

"Anggaran 2017 belum dibelanjakan, 2018 belum juga. Saya masih ada jatah dua tahun anggaran, jadi mimpi yang disampaikan itu belum dikerjakan, bukan tidak," ungkap Emil, sapaan akrabnya.

Emil menilai, dengan sisa dua tahun anggaran, ia optimistis bisa menuntaskan target-target kampanyenya.

"Intinya kepada aspirasi yang belum sampai, saya sampaikan sebenarnya secara matematis ada dua tahun anggaran yang belum dibelanjakan itulah yang akan mengejar mimpi-mimpinya," ujarnya.

Baca: Video Viral: Wanita Ini Terjatuh Saat Salat Berjamaah, Lanjutkan Ibadah atau Menolong?

Emil mengatakan, gaung soal Pilkada Jabar 2018 memang harus dilakukan sejak jauh hari untuk mengejar waktu kampanye yang membutuhkan persiapan matang dan memakan waktu yang panjang.

"Kenapa ramainya sekarang? Karena pemilihan provinsi harus jauh-jauh hari. Misalnya, saya enggak ikut campur Pilgub, terus waktunya (memutuskan untuk maju) sudah mepet, gimana kampanye di 27 kota," jelasnya.(Kompas.com/Kontributor Bandung Dendi Ramdhani)

Ikuti kami di
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help