Kasus Korupsi EKTP

Dituding Melobi Konsorsium, Begini Jawaban Ketua KPK

Menurut Agus, tudingan yang ditujukan kepadanya merupakan usaha untuk menghalangi KPK dalam membongkar kasus-kasus besar, seperti proyek e-KTP.

Dituding Melobi Konsorsium, Begini Jawaban Ketua KPK
Kristian Erdianto dan Tribunnews.com / Ferdinand Waskita
Fahri Hamzah dan Agus Rahardjo 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuding Ketua Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) Agus Rahardjo, terlibat dalam melobi untuk memenangkan konsorsium proyek pengadaan e-KTP.

Menurut Fahri, Agus mempunyai kepentingan dalam kasus tersebut, terlebih ketika menjabat sebagai Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Baca: Tudingan Fahri yang Bikin Kaget Jokowi Dibantah Ketua KPK Langsung

"Ini konfliknya terlalu kentara karena sebagai Ketua LKPP, Pak Agus melobi untuk satu konsorsium. Bahkan ada pernyataan yang mengancam, kalau bukan itu yang menang, akan gagal. Agus yang ngomong begitu," kata Fahri, seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.

Fahri Hamzah bahkan meminta Agus untuk mundur dari jabatan ketua KPK.

Menanggapi tudingan Fahri, Agus Rahardjo mengaku tidak mengetahui terkait konsorsium dalam proyek pengadaan e-KTP.

Baca: Tak Dibawa Djajang Nurdjaman ke Purwokerto, Michael Essien Pulang ke London

"Tidak pernah (melobi). Saya nggak tahu konsorsium berapa yang ikut, saya juga nggak tahu. Jadi itu semua nggak terjadi, saya nggak mau berpolemik," kata Agus.

Agus menyatakan dirinya juga siap dipanggil pengadilan jika dibutuhkan.

Baca: Duh, Mesranya Jessica Iskandar Dengan Artis India Ini

Menurut Agus, tudingan yang ditujukan kepadanya merupakan usaha untuk menghalangi KPK dalam membongkar kasus-kasus besar, seperti proyek e-KTP.

"Saya pesan begini, setiap kali ada tersangka kasus korupsi, kok dibelain itu mungkin kurang tepat ya. Mari kita bangsa dan negara ini, korupsi harus kita hilangkan dari negara kita lah. Langkah-langkah KPK kemudian jangan dihalangi seperti itu," ungkapnya. (TribunWow / Wulan Kurnia Putri)

Ikuti kami di
Penulis: Wulan Kurnia Putri
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help